MEMAHAMI KARAKTER


Ikhtiasar Sanguinis yang Populer

Mari kita lakukan secara menyenangkan

* Keinginan : Bersenang-senang

* Keperluan emosional : Perhatian, kasih sayang, pesetujuan, penerimaan

* Kekuatan kunci : Bisa bicara tentang apa saja, kapan saja, dan di mana sama dengan atau tanpa informasi. Punya kepribadian yang bergairah, optimisme, rasa humor, kemampuan bercerita, menyukai orang lain.

* Kelamahan kunci : Tidak teroragnisasi, tidak bisa mengingat perincian atau nama, membesar-besarkan, tidak serius tentang apa pun, mempercayakan kepada orang lain untuk melakukan pekerjaan, telalu mudah ditipu, dan kekanak-kanakan.

* Menjadi tetakan kalau : kehidupan tidak menyenangkan dan rasanya seperti tidak ada seorang pun yang mencintai mereka

* Takut kepada : Kemungkinan tidak disukai atau bosan, harus hidup mengikuti waktu mencatat uang yang dipakai.

* Menyukai orang yang : Mendengarkan dan tertawa, memuji dan menyetujui

* Tidak menyukai orang yang : Mengritik, tidak menanggapi humor mereka, tidak berpikir bahwa mereka lucu

* Berharga dalam pekerjaan : Untuk kreativitas yang warna-warni, optimisme, sentuhan ringan, menggembirakn orang lain, menghibur

* Bisa meningkat kalu : Mereka diorganisasikan, tidak bicara terlalu banyak dan belajar mengetahui waktu.

* Sebagai pemimpin mereka : Menggembirakan, membujuk, dan mengilhami orang lain, memancarkan pesona dan menghibur, tetapi mudah lupa dan kurang baik dalam bekerja sampai tuntas.

* Cenderung mengawini : Orang Melankolis yans sempurna yang sensitif dan serius, tetapi orang sanguinis yang populer cepat lelah karena keharusan menggembirakan mereka sepanjang waktu, serta dibuat merasa kurang layak dan bodoh.

* Reaksi terhadap stres : Meninggalkan gelanggang, pergi berbelanja, mencari kelompok yang bergembira, menciptakan dalih, menyalahkan orang lain.

* Deikenali dengan : Kebiasaan suka bicara terus menerus, usara keras, mata bersinar-sinar, tangan yang digerak-gerakan, pernyataan yang warna-warni, antusiasme, kemampuan mudah bergaul.

Ikhtisar Melankolis yans Sempurna

Mari kita lakukan dengan cara yang benar

* Keinginan : Mendapatkan apa yang benar

* Kebutuhan emosional : Rasa kestabilan, ruangan, ketenangan, kepekaan, dan dukungan.

* Kekuatan kunci : Kemampuan mengorganisasi, menetapkan tujuan jangka panjang, memliki standar dan idealisme tinggi, menganalisis secara mendalam.

* Kelemahan kunci : Mudah tertekan, perlu waktu terlalu banyak untuk mempersiapkan, terlalu memusatkan perhatian pada perincian, mengingat hal-hal negatif, mencurigai orang lain.

* Menjadi tertekan kalau : Kehidupan tidak beres, standar tidak terpenuhi, dan rupanya tidak ada orang yang peduli

* Takut kepada : Kemungkinan tidak ada seroangpun yang memahami bagaimana mereka sesungguhnya merasa, membuat kesalahan, harus mengkompromikan standar

* Menyukai orang yang : Serius, cerdas, mendalam, dan akan melangsungkan percakapan yang masuk akal

* Tidak menyukai orang yang : kelas teri, pelupa, terlambat, tidak terorganisasi, pulasan, suka bohong, dan tidak bisa diramalkan

* Berharga dalam pekerjaan : Untuk rasa perincian, menyukai analisis, mengikuti sampai tuntas, untuk kerja standar tinggi, belas kasihan kepada orang yang menderita.

* Bisa meningkat kalau : Mereka tidak menganggap kehidupan terlalu serius dan tidak memaksa orang lain menjadi perfeksionis

* Sebagai pemimpin mereka: Mengorganisasi dengan baik, peka terhadap perasaan orang lain, mempunyai kreativitas yang mendalam, menginginkan untuk kerja bermutu

* Cenderung mengawini : Orang sanguinis yang populer untuk kepribadian dan keahlian sosial meraka, tetapi segera berusaha mengurung meraka dan memaksa meraka mengikuti jadwal, menjadi tertakan kalu mereka tidak menanggapi.

* Reaksi terhadap stres : Menarik diri, menekuni buku, menjadi tertekan, menyerah, menceritakan masalah

* Dikenali dengan : Keseriusan, sifat perasa, cara pendekatan yang sopan, komentar menyalahkan diri sendiri, penampilan yang rapih dan terawat baik (kecuali intelek tipe hippy, musikus, penyair, yang merasa perhatian terhadap pakaian dan penampilan merupakan keduniawian dan menyimpang dari kekuatan batin).

Ikhtisa Koleris yang Kuat

Mari kita melakukan dengan cara saya

* Keinginan : memiliki kontrol

* Kebutuhan emosional : Rasa kepatuhanm hormat kepada pencapaian pestasi, penghargaan untuk kemampuan.

* Kekuatan kunci : kemampuan menguasai apa saja dengan seketika, membuat penilaian yang cepat dan tepat

* Kelemahan kunci : Terlalu suka memerintah, mendominasi, otokratis, tidak perasa, tidak sabaran, tidak mau mendelegasikan atau menghargai orang lain.

* Menjadi teretekan kalau : Kehidupan lepas kendali dan orang tidak melakukan pekerjaan dengan caranya

* Takut kepada : kemungkinan kehilangan kontrol atas apa saja, seperti kehilangan pekerjaan, tidak dipromisikan, jadi sakit keras, punya anak yang melawan atau teman hidup yang tidak mendukung

* Menyukai orang yang : Mendukung dan patuh, melihat segala hal dengan caranya, mau bekerja sama dengan cepat, dan membiarkan mereka menerima penghargaan

* Tidak menyukai orang yang : Malas dan tidak tertarik dengan bekerja terus-menerus, yang melawan wewenang meraka, lebih suka mandiri, atau tidak loyal

* Berharga dalam pekerjaan : Karena mereka bisa menyelesaikan pekerjaan lebih banyak daripada siapa pun lainnya dalam waktu yang lebih singkat dan biasanya selalu benar, tetapi bisa menimbulkan kesulitan.

* Bisa meningkat kalu : Mereka membiarkan orang lain membuat keputusan, mendelegasikan wewenang, menjadi lebih sabar, tidak mengharapkan setiap orang menghasilkan sebanyak mereka.

* Sebagai pemimpin meraka : Punya perasaan yang alami untuk mempimpin, firasat yang cepat tentang apa yang akan berjalan, dan kayakinan yang tulus akan kemampuan mereka untuk mencapai prestasi tetapi bias membuat orang yang kurang agresif kewalahan

* Cenderung mengawini : Orang melankolis yang sempurna yang diam-diam akan patuh dan tidak melawan wewenang, tetapi yang tidak pernah mencapai prestasi cukup banyak atau bergairah tetantang proyek mereka.

* Raksi terhadap stres : Mengetatkan kontrol, bekerja lebih keras, berlatih lebih banyak. Menyingkirkan pelanggar.

* Dikenali dengan : Cara pendekatan gerak cepat, membuat kontrol dengan cepat, kepercayaan diri, sikap selalu gelisah dan menguasai.

Ikhtisar Phlegmatis yang Damai

Mari kita lakukan dengan cara mudah

* Keinginan : Tidak menghadapi konflik, menjaga perdamaian

* Kebutuhan emosiaonal : rasa hormat, rasa diri berharga, pengertian, dukungan emosional

* Kekuatan kunci : Keseimbangan, disposisi yang merata, rasa humor yang kering, kepribadian yang menyenangkan

* Kelemahan kunci: Kurang memiliki kapasitas , antusiasme, dan energi, tidak ada cacat yang kentara selain kemauan baja yang tersembunyi

* Menjadi tertekan kalu : Kehidupan penuh pertikaian, mereka harus menghadapi konfrontasi pribadi, tidak ada orang yang menginginkan bantuan, tanggung jawab diberikan kepada mereka.

* Takut kepada : Keharusan berurusan dengan masalah pribadi besar, ditinggalkan memegang kantung, membuat perubahan besar.

* Menyukai orang yang : Mau membuat keputusan untuk mereka, mau mengakui kekuatan meraka, tidak mau mengabaikan kekuatan mereka, mau memeberi mereka penghargaan.

* Tidak menyukai orang yang : Terlalu memksa, terlalu ribut, dan mengharpkan terlalu banyak dari mereka.

* Berharga dalam pekerjaan : Karena mereka mau bekerja sama dan punya pengaruh yang menenangkan, menjaga perdamaian, menjadi penengah antara orang-orang yang bermusuhan, memecahkan masalah secara objektif.

* Bisa meningkat kalu : Mereka menetapkan tujuan dan bisa memotivasi diri sendiri, mereka bersedia melakukan pekerjaan labih banyak dan bergerak lebih cepat daripada yang diharapkan, dan bisa menghadapi masalah mereka sendiri sebaik meraka menangani masalah orang lain

* Sebagai pemimpin meraka : Tetap tenang, santai, dan teguh, tidak membuat keputusan secara impulsif, disukai dan tidak menyinggung perasaan, tidak menimbulkan kesulitan, tetapi tidak sering menghasilkan gagasan baru yang cemerlang

* Cenderung mengawini : Orang koleris yang kuat karena menghargai kekuatan dan kepastian mereka, tetapi kemudian orang yang suka damai ini bosan didesak-desak dan dipandang reandah.

* Rakasi terhadap stres : Bersembunyi, menonton televisi, makan, melarikan diri dari kehidupan.

* Dikenali dengan : Cara pendekatan tenang postur yang santai, duduk atau menyandar kalau keadaan memungkinkan

Suka duka melankolis

Baiklah, saya akan menceritakan suka duka seorang melankolis (melow). Mungkin ada yang menganggap ini bukan hal yang penting, tapi bagi mereka (melowers) ini hal yang penting, karena mereka tidak mudah melupakan masa lalu, dan selalu mengenang hal-hal yang terkesan di hati mereka. Dan bagi mereka, hal-hal kecil itu sangatlah penting, baik itu hanya dalam bentuk mendengarkan, membaca, menyimak, menulis, atau sekedar senyum. Melowers memang punya suka duka, tapi belum tentu itu hal yang abadi, karena sejalan dengan kedewasaan dan pengalaman hidup tentunya mereka banyak belajar untuk menjadi lebih baik dan matang.

Untuk dukanya, yang jelas sakit hati itu yang sering terjadi pada melowers. Perasaan mereka sangat peka, hingga kadang guyonan dianggap sebagai hal yang serius. Dan hebatnya, mereka bisa menyembunyikan rasa sakit hati itu, untuk dirasakan sendiri tentunya. Tapi banyak juga yang telah memperbaiki diri setelah dewasa, dan bisa berdamai dengan perasaan mereka sendiri. Mereka kelihatan tidak banyak teman tapi tidak semuanya, karena banyak juga yang telah pandai menyesuaikan diri dengan lingkungan dan bisa bergaul dengan banyak orang. Pemurung, ini menjadi ciri khas tersendiri. Kadang sifat pemurung ini tampak memprihatinkan, tapi melower sepertinya menikmati hal itu. Dan tentunya banyak juga yang telah menjadi lebih matang dalam menghadapi masalah2 hidup dan tidak terlalu pemurung lagi. Mereka lebih suka bekerja di belakang layar, tidak terlalu suka dikenal atau diekpos di muka umum. Tapi banyak juga yang akhirnya "terpaksa" tampil karena bisa jadi mereka memang punya kompetensi atau kemampuan untuk tampil di depan umum.

Mereka sulit melupakan masa lalu yang berkesan di hati mereka, kendati itu hal yang sepele dan bagi orang lain itu tidak penting. Mereka kadang bisa menjadi pendendam tapi tidak semua begitu karena banyak juga yang telah belajar mengendalikan perasaan mereka. Perfectionits, ini tampaknya hal yang bagus tapi sebetulnya tidak. Sifat percect itu seringnya menyiksa pelakunya. Kenapa? karena mereka berusaha mengaplikasikan pemikiran mereka yang sempurna ke dunia nyata, padahal kita tahu sendiri bahwa dunia ini tidak ada yang sempurna. Jadinya ya itu bisa menimbulkan stress tersendiri bagi mereka. Tapi lama2 mereka bisa belajar menyesuaikan diri dengan dunia dan lebih fleksibel.

Tertutup. Mereka cenderung tertutup. Ini bisa menjadi positif bisa menjadi negatif. Mereka sering menutupi 
apa yang terjadi pada diri mereka, walaupun itu adalah hal yang pahit. Mereka lebih menikmati untuk merasakan masalah mereka sendiri daripada menceritakan ke orang lain. Tapi tidak semua, banyak juga yang telah belajar bagaimana harus berbagi. Tapi ada baiknya juga sifat tertutup ini yaitu mereka bisa dipercaya untuk menyimpan rahasia, dan mereka jarang "ember".

Untuk sukanya tentunya menarik untuk diceritakan. Romantis, ini adalah kelebihan melowers. Mereka selalu punya cara untuk memuaskan perasaannya, entah itu dengan lagu, puisi, menulis, membaca atau cuma sekedar merenung. Mereka tahu bagaimana cara membuat perasaan mereka bahagia, walaupun mereka adalah pribadi yang pemurung. Tapi hal yang harus menjadi catatan bagi mereka adalah jangan sampai keromantisan ini selalu dinikmati sendiri dan hanya hidup di dunianya sendiri. Karena ada saatnya mereka harus berbagi dengan orang lain, dan bisa sudah saatnya menikah mereka bisa menyalurkan keromantisan ini ke orang yang tepat.

Teliti, itulah kelebihan lain dari mereka. Mereka bisa hafal isi suatu kamar hanya dengan sekali lihat dan hafal bisa ada perabot kamar yang berpindah tempat. Mereka jarang kehilangan barang karena begitu telitinya mereka mendaftar dan menjaga barang yang mereka punyai. Mereka suka memperhatikan hal-hal kecil. Tapi kadang ketelitian ini membawa kerepotan bagi orang lain? Kenapa? karena mereka kadang terlalu cerewet bila ada kesalahan2 kecil yang dibuat. BIsa jadi itu bukan hal yang penting bagi orang lain tapi bagi mereka itu penting. Yah, untuk solusinya adalah saling menyesuaikan. Sifat teliti tidak perlu dihilangkan tapi perlu disesuaikan saja dengan keadaan lingkungan, dan bisa lebih fleksibel.

Empati, ini adalah kelebihan tersendiri bagi mereka dan ini hal yang penting. Mereka mampu menjadi pendengar yang baik dan teman curhat yang bisa dipercaya. Karena selain mereka mampu memahami perasaan lawan bicara, mereka juga pandai menyimpan rahasia. Perasaan mereka sangat peka, dan itu mampu membuat mereka menjadi teman yang baik. Mereka mampu berkorban mendahulukan kepentingan dan perasaan temannya dibanding kepentingannya sendiri. Seringkali teman mereka banyak, tapi dalam urusan-urusan pribadi. Perasaan mereka yang menonjol bisa menjadi kelebihan mereka apabila digunakan untuk meningkatkan kekhusyukan dalam beribadah, karena seringkali ibadah dan doa itu melibatkan hati dan perasaan.

Apapun kelebihan dan kekurangan itu, hendaknya kita selalu belajar memperbaiki diri. Apabila ada yang kurang bagus segera diperbaiki. Dan apabila ada kebaikan, dikembangkan menjadi lebih baik.

Kepribadian anak

Masing-masing anak dilahirkan dengan kepribadian yang unik. Bagaimana cara orang tua memahami kepribadian ini agar bisa memaksimalkan potensi setiap anak?
Tiap anak lahir dengan kecenderungan bawaan untuk memiliki salah satu dari empat kepribadian dasar : sanguine, koleris, melankolis, phlegmatic. Memang ada anak yang memiliki kombinasi dua kepribadian dan kadang keduanya sama seimbang. Namun biasanya, salah satu kepribadian lebih dominant.

Empat kepribadian ini beserta kombinasinya menjadikan tiap anak unik meski kadang hal ini sulit dipahami orang tua. Lebih-lebih jika orang tua dan anak memiliki tipe kepribadian yang sangat berbeda.

Teori empat kepribadian ini diperkenalkan oleh Galen, seorang fisiologi Romawi yang hidup diabad ke 2 Masehi. Ia menyatakan bahwa kepribadian manusia bisa dibagi menjadi empat kelompok besar: Sanguin (populer), Koleris (kuat), Melankolis (sempurna), phlegmatis (damai).

Meski teori ini tergolong sangat kuno, para psikolog masa kini mengakui teori kepribadian ini banyak benarnya. Tak heran jika teori ini banyak dipakai untuk memotivasi hubungan antar manusia, dan keterampilan komunikasi. Lebih-lebih setelah teori ini dipopulerkan oleh Florence Littauer dalam buku seri Personality Plus.

Sanguin

Menurut teori ini, anak sanguine mempunyai energi yang besar, suka bersenang-senang dan supel. Mereka suka mencari perhatian, sorotan, kasih saying, dukungan dan penerimaan orang-orang disekelilingnya. Anak sanguine suka memulai pembicaraan dan menjadi sahabat bagi semua orang. Anak tipe ini biasanya optimis dan selalu menyenangkan. Namun ia tidak teratur emosional dan sangat sensitive terhadap apa yang dikatakan orang terhadap dirinya. Dalam pergaulan, anak sanguine sering dikenal sebagai “si tukang bicara”.

Koleris

Anak koleris suka berorientasi pada sasaran. Aktivitasnya dicurahkan untuk berprestasi, memimpin dan mengorganisasikan. Anak koleris menuntut loyalitas dan penghargaan dari sesame, berusaha mengendalikan dan mengharapkan pengakuan atas prestasinya, serta suka ditantang dan mau menerima tugas-tugas sulit. 
Tapi mereka juga suka merasa benar sendiri, suka kecanduan jika melakukan sesuatu, keras kepala dan tidak peka terhadap perasaan orang lain. Anak seperti ini sering diidentifikasi sebagai “si pelaksana”

Melankolis

Pemilik kepribadian melankolis cnderung diam dan pemikir. Ia berusaha mengejar kesempurnaan dari apa yang menurutnya penting. Anak tipe ini butuh ruang dan kesenangan supaya mereka dapat berpikir dan melakukan sesuatu. Anak tipe ini berorientasi pada tugas, sangat berhati-hati, perfeksionis dan suka keteraturan. Karenanya anak tipe ini sering kecewa dan depresi jika apa yang diharapkannya tidak sempurna. Anak melankolis sering diidentifikasi sebagai “si perfeksionis” atau “si pemikir”.

Phlegmatis

Anak berkepribadian phlegmatic adalah anak yang seimbang, stabil, merasa diri sudah cukup dan tidak merasa perlu merubah dunia. Ia juga tak suka mempersoalkan hal-hal sepele, tidak suka resiko atau tantangan, dan butuh waktu untuk menghadapi perubahan. Si anak kurang disiplin dan motivasi sehingga suka menunda-nunda sesuatu. Kadang ia dipandang orang lain sebagai lamban. Bukan karena ia kurang cerdas, tapi justru karena ia lebih cerdas dari orang lain. Anak phlegmatic tak suka keramaian ataupun banyak bicara. Namun ia banyak akal dan bisa mengucapkan kata yang tepat disaat yang tepat, sehingga cocok menjadi negosiator. Ia kadang diidentifikasi sebagai “si pengamat” atau “si manis”.

Banyak yang tak paham

Menurut Rozamona, Psi., kepribadian anak ini bisa diamati orang tua sejak masih bayi meski belum terlalu jelas. “Cara mengetahuinya mudah kok,” papar psikolog di RSIA Hermina Depok, Jawa Barat, “Tinggal memantau anak saja”

Anak koleris, misalnya, tangisnya lebis keras. Jika minta susu atau sesuatu harus segera dipenuhi. Sedangkan anak sanguine sejak kecil sudah senang senyum dan menyapa orang lain. Sedangkan anak phlegmatic cenderung lebih tenang dan anak melankolis cenderung lebih sensitive.

Semua tipe kepribadian itu menurut Rozamona punya kelebihan dan kekurangan. Dan “Sayangnya banyak orang tua yang tidak paham kepribadian anaknya, “papar psikolog di Biro Konsultasi Mahasiswa STEKPI Jakarta ini. “Contohnya, tak jarang orang tua menganggap anak koleris sebagai anak hiperaktif dan nakal. Padahal mereka bukannya nakal, tetapi sifat kepribadian ini memang cenderung aktif. Orang tua yang tidak paham kepribadian ini langsung mencap negative si anak”.

Pada anak sanguine, segi positifnya, ia mudah bergaul, namun kelemahannya cenderung bingung jika tidak ada teman dan sembrono. Anak phlegmatic adalah tipe ilmuwan yang tekun, suka membaca. Namun sisi negatifnya, ia agak sulit bergaul dan tidak mengutamakan hubungan interpersonal.

Anak melankolis sifatnya cenderung introvert, aktivitasnya agak rendah dan emosinya labil. Tetapi jika mengerjakan sesuatu selalu ingin sempurna, jadi cenderung kecewa jika yang diharapkannya tak sampai.

Untuk mengarahkan bakat

Karena setiap anak mempunyai kepribadian yang berbeda-beda, Rozamona menyarankan orang tua mesti paham betul karakter buah hatinya supaya bisa menangani dan memahami kondisi anak dengan baik. Sebab banyak manfaat yang didapat bila orang tua bisa memahami kepribadian anak. “Orang tua bisa memilih pendekatan yang sesuai untuk anak. Misalnya untuk pemilihan jenis kegiatan, kursus atau sekolah.

Karena bakat bisa dilihat dari kepribadian anak, memahami kepribadian anak juga untuk memudahkan orang tua bila ingin memasukkan anak kursus. Tujuannya agar tak salah pilih, membuat anak nyaman serta menyatu dengan bakatnya. Selain itu dengan mengetahui kepribadian tiap anak, orang tua lebih bisa berempati dan tak perlu marah jika anak terlihat malas suka membantah atau banyak bicara.

Kadang orang tua merasa tak nyaman dengan kepribadian anaknya sehingga ingin merubahnya menjadi kepribadian si orang tua sendiri. Orang tua koleris misalnya, tak akan sabar menghadapi anak yang phlegmatic karena sering dianggap “lelet” dean malas. Atau orang tua yang melankolis bisa stress menghadapi anaknya yang sanguine karena suka lupa dan bikin rumah berantakan.

Kepribadian memeng bisa dirubah sedikit demi sedikit setelah anak menjadi dewasa. Misalnya jika ia merasa terlalu emosional, ia bisa merubahnya sedikit demi sedikit sehingga bisa lebih sabar. Tetapi untuk anak-anak kepribadian cenderung menetap dan menurut Rozamona tak perlu dirubah. “Lebih baik menambahkan kepribadian yang tidak dimiliki anak sehingga mereka bisa tumbuh jadi anak yang menyenangkan. Misalnya anak yang suka bicara blak-blakan harus diajari sopan santun supaya mereka tahu bicara yang baik tanpa harus menyakiti lawan bicaranya.

Empat kombinasi kepribadian

Umumnya anak punya kombinasi dari kedua kepribadian. Kadang keduanya seimbang, namun umumnya salah satu lebih dominant dan yang lain dalam kabar lebih rendah.

Sanguine dan koleris bisa berkombinasi secara alami karena keduanya eksrovert, optimis dan terus terang. Kombinasi ini menghasilkan individu yang sangat enegik mereka punya daya tarik serta banyak bicara dalam menyelesaikan pekerjaan mereka, entah melakukan nya sendiri atau menyuruh orang lain untuk mengerjakannya.

Phlegmatic dan melankolis bisa berkombinasi karena keduanya introvert, pesimis dan lembut. Mereka melakukan sesuatu dengan sempurna dan tepat waktu, tidak mau mengambil sikap konfrontatif. Namun anak tipe ini akan mudah terkuras energinya jika berurusan dengan orang lain.

Kombinasi koleris-melankolis dan sanguine-phlegmatic menggabungkan optimis dan pesimis, yang suka hura-hura dengan yang tidak suka hura-hura, dan yang supel dengan yang suka menarik diri. Akibatnya anak cenderung tidak seimbang dan berubah-ubah kepribadiannya tergantung keadaan.

Kombinasi koleris-melankolis menghasilkan, individu yang sangat berorientasi pada tugas. Kombinasi ini akan menjadi peraih prestasi tertinggi, melakukan segala sesuatu dengancepat dan sesempurna mungkin namun merasa bisa menjadi ngebos dan manipulatif sekaligus mudah stress jika orang lain tak bisa melakukan segalanya dengan benar dan tepat waktu.

Kepribadian sanguine dan phlegmatic juga bisa berkombinasi, menghasilkan anak yang berorientasi pada hubungan. Kombinasi ini menjadikan anak jadi teman semua orang. Ia dikagumi karena sifat humornya, selalu rileks dan menerima orang lain apa adanya. Namun ia cenderung tidak disiplin, tidak suka melakukan apapun, mudah lupa tanggung jawabnya dan selalu dapat merayu orang lain untuk mengerjakannya bagi mereka.